tentang.co.id – Pada September heboh terkait program konversi kompor gas ke kompor listrik. PT PLN disebut telah melakukan sosialisasi ke beberapa wilayah di Indonesia.

Namun akhir September lalu, PLN akhirnya mengumumkan pembatalan program tersebut. Disebutkan pembatalan ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan masyarakat di masa pemulihan ekonomi paska pandemi COVID-19.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan program pengalihan ini juga diharapkan membuat masyarakat nyaman melalui penyediaan listrik yang handal.

Tak cuma kompor listrik, Darmawan juga menyebut tarif listrik PLN tak akan naik. Ini sejalan dengan telah diputuskannya peraturan pemerintah melalui Kementerian ESDM.

“Tidak ada kenaikan tarif listrik. Ini untuk menjaga peningkatan daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi,” kata Darmawan.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan program konversi LPG 3 kg ke kompor listrik induksi belum berlaku tahun 2022. Pertimbangan ini diambil setelah pemerintah melihat langsung kondisi di lapangan.

“Setelah melihat langsung kondisi di lapangan terkait konversi kompor LPG 3 kg menjadi kompor listrik induksi, dapat saya sampaikan bahwa pemerintah belum memutuskan terkait program konversi kompor LG 3 kg menjadi kompor listrik induksi,” kata Airlangga dalam konferensi pers virtual, Jumat (23/9/2022).

Ia pun menyampaikan program tersebut tidak akan diberlakukan tahun 2022. “Namun dapat dipastikan bahwa program ini tidak akan diberlakukan di tahun 2022,” tutur Airlangga.