tentang.co.id – Ada lima ruas tol yang akan dikerjasamakan PT Waskita Karya (Persero) Tbk dengan investor hingga 2025. Ini menjadi bagian strategi partnership jalan tol atau proses bisnis yang dilakukan perusahaan untuk mempercepat pengembalian kewajiban.

Belum lama ini juga sudah ada ruas tol dilego kepemilikan Waskita kepada Indonesia Investment Authority, yakni tol Kanci – Pejagan, dan Pejagan-Pemalang pada (6/9/2022) lalu yang prosesnya sudah dilakukan strategic partnership.

Direktur Utama Waskita Karya Destiawan Soewardjono mengatakan saat ini pihaknya masih menyelesaikan beberapa ruas tol yang nantinya juga akan ditawarkan kepada investor. Yakni Pemalang – Batang – Pekalongan, lalu Bogor – Ciawi – Sukabumi (Bocimi) dan Depok – Antasari (Desari) yang akan ditawarkan pada investor hingga 2023.

“Kami targetkan 2022 ini Pemalang Batang – Pekalongan, dan tahun depan (2023) Bogor – Ciawi – Sukabumi dan Depok Antasari,” katanya dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XI DPR RI, Senin (12/9/2022).

Selanjutnya pada 2024 tol Pasuruan – Probolinggo juga ditawarkan pada Investor. Dimana mengutip paparannya telah diadakan pertemuan WTR (Waskita Toll Road) dengan PT Jasa Marga (Persero) Tbk untuk penawaran minat strategic partnership.

Sedangkan 2025 Waskita juga melego kepemilikan tol ini pada investor untuk ruas Bekasi – Cawang – Kampung Melayu dan tol Krian – Legundi – Bunder – Manyar.

Adapun ada 9 ruas tol milik Waskita Karya yang sudah dikerjasamakan dengan investor luar maupun dalam negeri, antara lain :

1. Solo – Ngawi pada 20192. Ngawi – Kertosono – Kediri pada 20193. Semarang – Batang pada 20214. Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi 20215. Cinere – Serpong 20216. Cibitung – Cilincing 20217. Cimanggis – Cibitung 20218. Kanci – Pejagan 20229. Pejagan – Pemalang 2022

Untuk diketahui portofolio Waskita Karya untuk tol yang dikelola tinggal 12 ruas tol dengan nilai investasi Rp 84 triliun dengan total panjang mencapai 358 km, Dimana 154 km sudah beroperasi penuh dan sebagian dan sisanya 153 km masih dalam tahap konstruksi.

3 ruas tol yang masih dalam tahapan konstruksi mulai dari Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat di Sumatera Utara, Gedebage Tasikmalaya – Cilacap (jawa Barat – Jawa Tengah Tengah), dan Yogyakarta – Bawen (Jawa Tengah).