tentang.co.id – Duel klasik tercipta pada lanjutan BTS Pro Series Season 12 saat Boom Esports menghadapi Fnatic, Selasa (27/9). The Hungry Beast berhasil membungkus game pertama di menit 51. Fnatic berhasil memaksakan kemenangan di late game untuk mengakhiri pertandingan dengan skor imbang 1-1.

Beyond The Summit (BTS) Pro Series menghadirkan pertandingan Dota 2 yang menghibur antara tim-tim SEA dan SA (Amerika Selatan). Memasuki matchday ke-7 babak penyisihan grup, Boom Esports melakoni laga versus Fnatic. Laga ini juga bisa jadi pemanasan bagi dua tim wakil SEA yang lolos ke The International 2022 (TI11). Masih ada waktu sekitar dua pekan lagi karena TI 11 akan didahului Last Chance Qualifiers pada 8 Oktober.

Fnatic vs Boom Esports: Rekap pertandingan

Kedua tim telah saling berhadapan beberapa kali dalam beberapa kesempatan selama DPC SEA. Boom Esports sedikit lebih unggul.

Game 1
Boom Esports turun dengan draft yang agresif, Saieful “Fbz” Ilham mendapatkan hero signature-nya Mars dan Erin “Yopaj” Ferrer dengan Kunkaa. Sementara Fnatic memilih draft menarik, Centaur Warrunner untuk Jaunuel “Jaunuel” Arcilla dan Primal Beast untuk Djardel “DJ” Mampusti di midlane.

Game awal berjalan dengan baik untuk Boom Esports. , namun beberapa kesalahan membuat Fnatic justru meraih keunggulan networth cukup besar di pertengahan game. Namun Fnatic gagal memanfaatkannya karena beberapa pertarungan tim yang tidak terpisahkan membuat mereka kehilangan permainan yang membuat Boom Esports mengamankan Game 1 setelah 52 menit.

Game 2
Fnatic menurunkan Enigma hero signature bagi DJ serta Morphling untuk Marc “Raven” Fausto dan Primal Beast untuk Armel “Armel” Tabios. Boom Esports memilih Outworld Devourer untuk Yopaj dan Souliya “JaCkky” Khoomphetsavong mengambil Kunkka.

Boom kembali unggul di early game. Koordinasi posisi dan timing pasukan Serigala berhasil unggul dalam team fight. Fnatic berhasil membendung pendarahan karena berhasil menyamakan kedudukan hingga pertengahan game. Meskipun game ini sangat mendukung Boom Esports, Fnatic berhasil kembali ke late game saat tim mengamankan beberapa pertarungan termasuk dalam kontes Roshan. Permainan berakhir setelah 63 menit saat DJ Enigma menangkap beberapa hero Boom dengan ultimate Black Hole-nya di akhir, membawa Fnatic mengamankan game kedua dan menyamakan kedudukan 1-1.

Dengan hasil ini Boom duduk di pucuk klasemen sementara dengan catatan 3 menang dan 3 seri disusul Fnatic dengan 3 menang dan 2 seri. Fnatic akan melawan Execration besok, sementara Boom Esports akan menghadapi Neon Esports kemudian akan istirahat tiga hari sebelum pertandingan berikutnya.

Ikuti terus info terbaru seputar Dota2 dan berita esports terlengkap di Ligagame! Kunjungi Instagram dan Youtube Ligagame.tv yang selalu update dan kekinian!

TI11 Last Chance Qualifiers: Tim, Group, Jadwal dan Link Nonton