tentang.co.id – Hobi Judi Gubernur Papua Lukas Enembe menjadi sorotan banyak pihak. Koordinator Masyarakat Anti Korupsi (MAKI), Boyamin Saiman , menyindir perilaku Lukas Enembe tersebut.

Seperti diketahui, hobi Gubernur Papua Lukas Enembe berjudi di kasino bukan isapan jempol.

Menurut Boyamin Saiman , MAKI memiliki banyak bukti seperti foto dan video yang menggambarkan Lukas Enembe lagi asyik main judi .

Ia mengaku sangat miris melihat perilaku Lukas Enembe yang bertolak belakang dari kriteria ideal seorang pemimpin.

Dalam wawancara di Kompas TV, Jumat (23/9/2022) malam, Boyamin pun membongkar deretan foto dan tempat mewah yang kerap dikunjungi Lukas Enembe.

“Tempat-tempatnya saya tahu, saya bacakan deh, kalo di Filipina itu Solaire Resort & Casino Entertainment City terus kalo Malaysia Genting Highlands, kalo di Singapura di hotel Cove Sentosa. Biasanya rutenya dari Indonesia ke Singapura, ke Malaysia pakai jalan darat pulang lagi ke Singapura lalu ke Manila terus pulang lagi ke Singapura,” jelas Boyamin.

Boyamin menjelaskan tempat-tempat yang dia sebutkan di atas adalah tempat Kasino.

Boyamin mengaku telah mendapatkan bukti foto dan video tersebut dari orang dalam atau orang terdekat Lukas Enembe.

Boyamin pun menyindir, agar Lukas Enembe membuka kasino di Papua saja.

“Agak miris misalnya, kenapa kasino nya tidak dibuat di Papua saja biar dia nggak bolak-balik luar negeri, malah menguntungkan devisa luar negeri,” lanjut Boyamin.

Boyamin mendesak Lukas Enembe mendatangi gedung KPK pada 26 September jika tak ingin dijemput paksa.

“Kalo sampai sore tidak ada yang datang ya malemnya harus dijemput paksa,” lanjut Boyamin.

Sebelumnya, Boyamin meminta KPK untuk mengirim dokter independen agar mengetahui kebenaran kondisi Lukas Enembe.

Boyamin berharap, kejadian Hasnaeni tak terulang, tersangka mengaku sakit namun nyatanya sehat.

“Pertama, sakit kan harus ada medical record-nya dari dokter yang jelas bukan syarat keterangan saksi seperti kita sekolah, dan yang namanya sakit ya opname bukan di rumah. Kedua, ya KPK saya minta untuk mengirimkan dokter independen apakah benar-benar sakit atau tidak dan itu harus diuji dulu sakitnya itu.”

“Dan inilah yang menurut saya kayak kemarin di Kejaksaan Agung Hasnaeni yang katanya sakit ternyata dibawa ke dokter Independen nyatanya sehat dibawa dan akhirnya ada drama sedikit bagaimana membawa yang bersangkutan dibawa dari gedung Kejaksaan Agung ke Rutan di belakang itu sampai dibopong sampai diangkat,” jelas Boyamin.

Diketahui, pengacara Lukas Enembe tak membantah kliennya hobi bermain judi di Singapura.

“Pak Lukas itu kasino itu kan, dia pergi berlibur dan memang apa, main, tapi bukan jumlah sefantastis sekian miliar,” ucap Aloysius kepada awak media di Jakarta, Rabu (21/9/2022).

Pengacara Lukas Enembe lainnya, Roy Rening menanggapi kliennya yang kerap bermain judi di kasino di Singapura

Menurut Roy Rening, apa yang dilakukan (bermain judi di kasino ) Lukas Enembe adalah hal yang lumrah dan biasa dilakukan pejabat.

“Ya biasalah, bukan hanya Pak Gubernur, semua pejabat kita sering main di sana,” Roy Rening, Jumat (23/9/2022).

Namun, ia membantah bahwa uang yang digunakan Lukas Enembe berjudi di kasino berasal dari kejahatan korupsi APBD Pemprov Papua .

Dugaan tersebut disampaikan oleh Pusat Pelaporan Transaksi Analisa Keuangan (PPATK) yang menyebutkan Lukas Enembe menyetor uang sebanyak Rp 560 miliar di kasino .

“Sekarang tugasnya itu kita sudah membuktikan bahwa tidak ada dana yang keluar dari Pemda Rp 560 miliar yang kemudian dipakai Pak Gubernur untuk main judi , itu hoaks, tidak benar,” kata dia.

Ia juga membantah bahwa Gubernur Papua memiliki tambang emas pribadi yang hasilnya digunakan untuk berjudi di Singapura.

Di sisi lain, Roy enggan mengungkap asal uang yang digunakan Lukas Enembe untuk berkegiatan di Kasino.

“Bukan itu persoalannya, itu (tambang) juga tidak pernah ada. Jadi sekarang ini kan Pak Gubernur dituduh hasil korupsinya disetor ke kasino , sekarang tugasnya itu kita membuktikan,” cetusnya.

Diberitakan sebelumnya, KPK menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka. Hingga kini belum ada penjelasan rinci kasus yang menjerat Lukas.

Tim Kuasa Hukum Gubernur Papua Lukas Enembe menyebutkan, kliennya ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak 5 September 2022.

KPK juga memanggil Lukas Enembe sebagai tersangka di Mako Brimob Polda Papua , Kota Jayapura, Senin (12/9/2022).

Menurut pengacara, Lukas ditetapkan tersangka gratifikasi senilai Rp 1 miliar terkait proyek di Papua .

“Uang itu dikirim Mei 2020 karena Pak Gubernur mau berobat. Kalau dibilang kriminalisasi, ya kriminalisasi karena memalukan seorang gubernur menerima gratifikasi Rp 1 miliar, gratifikasi kok melalui transfer, memalukan,” tutur Tim Kuasa Hukum Gubernur Papua Roy Rening di Jayapura, Senin (12/9/2022).

Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM juga telah memasukkan Lukas Enembe dalam daftar pencekalan keluar negeri.

Selain itu, PPATK membekukan sejumlah rekening yang diduga terkait dengan Gubernur Papua dengan jumlah saldo sebanyak Rp 71 miliar.

Pengacara Seret Budi Gunawan & Tito Karnavian

Pengacara Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening menyebut penetapan tersangka dugaan gratifikasi terhadap kliennya adalah politisasi.

Pada program Rosi yang ditayangkan di YouTube Kompas TV, Roy memperlihatkan foto bersama antara Lukas Enembe, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal (Purn) Budi Gunawan, eks Kabaintelkam Polri Komjen (Purn) Paulus Waterpauw, dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Roy menuturkan foto itu diambil pada tahun 2017.

Ia pun menjelaskan pada saat itu Budi Gunawan meminta kepada Lukas Enembe agar berpasangan dengan Paulus Waterpauw ketika akan kembali maju dalam Pilkada 2018.

Roy mengungkapkan permintaan Budi Gunawan itu adalah bentuk politisasi.

“Pak Budi Gunawan meminta Pak Lukas agar dalam periode kedua berpasangan dengan Paulus Waterpauw.”

“Politisasinya di mana? Bagaimana bisa seorang Kepala BIN ikut mengintervensi situasi kehidupan politik di Tanah Papua ?” ujarnya.

Selain itu, kata Roy, Lukas Enembe juga diminta untuk menandatangani surat yang berisi agar Paulus Waterpauw diterima sebagai calon wakil gubernur (cawagub) Papua dalam Pilkada 2018.

Roy pun melanjutkan pernyataannya dengan memperlihatkan foto Lukas Enembe bersama dengan Tito Karnavian dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.

Roy menyebut foto itu diambil pada 10 Desember 2021 ketika Lukas Enembe tengah sakit.

Tak berbeda dengan sebelumnya, Roy mengatakan pertemuan tersebut terkait pengajuan Paulus Waterpauw sebagai Wakil Gubernur Papua .

“Datang secara khusus ke Papua meminta agar katanya pemerintah pusat minta supaya Pak Gubernur menerima Paulus Waterpauw untuk menggantikan Bapak Klemen Tinal,” tuturnya.

Sebagai informasi, Klemen Tinal menjadi Wakil Gubernur Papua sejak 5 September 2018 hingga 21 Mei 2021 setelah ia meninggal dunia.

Meninggalnya Klemen Tinal pun membuat adanya kekosongan terkait jabatan Wakil Gubernur Papua .

Roy pun menjelaskan letak politisasi terkait penetapan tersangka Lukas Enembe yaitu lewat diajukannya satu nama Wakil Gubernur Papua pengganti Klemen Tinal yaitu Paulus Waterpauw oleh Tito Karnavian.

“Kalau kita bicara politisasi, bagaimana Mendagri bisa bawa nama satu untuk seorang Paulus Watterpauw.”

“Sembilan bulan kemudian terjadi peristiwa ini (penetapan tersangka Lukas Enembe),” katanya.

KPK Terus Dalami Dugaan Korupsi, Diduga Ada Sosok Perantara Lukas Enembe dengan Judi Kasino

KPK Terus Dalami Dugaan Korupsi, Diduga Ada Sosok Perantara Lukas Enembe dengan Judi Kasino

Sosok Atung, Orang di Singapura yang Diduga Jadi Perantara Lukas Enembe dengan Judi Kasino

Sosok ‘Atung’ yang Diduga Jadi Perantara Lukas Enembe di Kasino Judi & Setor Rp 560 M akan Diperiksa

Pengacara Klaim Uang Gubernur Papua Lukas Enembe yang Dipakai Judi di Kasino Bukan Hasil Korupsi

MAKI Minta KPK Jemput Paksa Gubernur Papua Lukas Enembe jika Mangkir Pemeriksaan Kedua Pekan Depan

Kuasa Hukum Benarkan Lukas Enembe Main Kasino di Singapura, namun Bantah Keluarkan Uang Miliaran

Perang Memasuki Babak Baru, Putin akan Kerahkan Jet Tempur Su-57 Keluaran Terbaru ke Ukraina

Didiagnosa Sakit Ginjal, Lukas Enembe Minta Diizinkan Berobat: Harus Segera Dibawa ke Singapura

Derita Penyakit Stroke hingga Ginjal, Lukas Enembe Minta Izin Jokowi untuk Berobat ke Singapura

Mabes Polri Membantah Adanya Isu Sosok ‘kakak asuh’ yang Diduga Melindungi Ferdy Sambo

Perang di Ukraina Semakin Menjadi, Presiden Prancis Khawatir Putin akan Serang Asia

Resmikan Wajib Militer, Warga Rusia Dipanggil Tengah Malam dan Langsung Dikirim ke Ukraina