JAKARTA, celebrities.id – Pejuang kanker perlu yang namanya dukungan. Bukan hanya terapi suportif untuk mencapai kesembuhan, tapi semangat dan dukungan dari orang tersayang, pun komunitas kanker.

Hal tersebut yang coba disampaikan Linda Agum Gumelar, Ketua Yayasan Kanker Payudara Indonesia, bahwa pejuang kanker itu amat sangat butuh support dari lingkungannya untuk mencapai kesembuhan yang paripurna. Adanya dukungan bahkan menjadi ‘Api’ untuk semangat tetap hidup.

“Komunitas kanker itu memiliki peran yang sangat penting, karena mereka mampu mendengarkan langsung masukan dari para penyintas kanker, pejuang kanker, atau masyarakat secara luas,” kata Linda saat berbicara di Cancer Community Festival 2022 yang diinisiasi Kalbe, beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, Linda melanjutkan, dengan adanya peran komunitas kanker itu juga berusaha membantu pemerintah dengan memberikan informasi, laporan, hingga saran untuk mengeluarkan kebijakan terkait kanker yang memprioritaskan keselamatan pasien.

“Proses pembangunan suatu bangsa tidak mungkin hanya ada di tangan pemerintah, tapi juga diperlukan semua masyarakat untuk membantu. Nah, peran komunitas ini sangat strategis untuk jadi jembatan kepada pemerintah dan untuk mendampingi pejuang maupun penyintas kanker,” katanya.

“Bahkan, komunitas kanker diperlukan bagi masyarakat secara luas untuk menyebarkan edukasi soal preventif kanker, sehingga masyarakat bisa lebih melek akan kanker yang pada akhirnya berdampak pada kesadaran masyarakat melakukan deteksi dini,” ujarnya.

Hal itu pun disampaikan Leader OneOnco Kalbe dr Selvinna, M.Biomed, bahwa dengan meningkatkan literasi masyarakat soal kanker, termasuk pentingnya deteksi dini kanker, ini bisa meminimalisir angka kasus kanker parah baru terdeteksi pertama kali.

“Kami mendorong masyarakat memiliki literasi yang baik terhadap deteksi dini kanker, termasuk penanganan pasien kanker. Hadirnya komunitas bisa membantu menyebarkan pesan tersebut, sehingga tercipta support system yang berarti di masyarakat,” ujar dr Selvinna.

Ini pun sejalan dengan tugas pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kesehatan, untuk mengedukasi masyarakat terkait pentingnya deteksi ini maupun upaya preventif lainnya terkait dengan kanker.

“Hadirnya komunitas kanker punya peran untuk melakukan promosi kesehatan, supaya masyarakat tahu, mau, dan mampu melakukan penanggulangan kanker” kata dr Aldrin Neilwan Panca Putra, Kepala Sub Direktorat Penyakit Kanker dan Kelainan Darah kemenkes.

“Selain itu, komunitas kanker juga mampu melakukan perlindungan khusus, misal kanker serviks dengan vaksin HPV. Dan yang tak kalah penting adalah mengedukasi masyarakat soal deteksi dini maupun pengobatan yang sesuai standar,” katanya.

Editor : Tia Ayunita


Artikel ini bersumber dari www.celebrities.id.