tentang.co.idPIKIRAN RAKYAT- Baru-baru ini ramai diberitakan bahwa pandemi Covid -19 akan berakhir, mengingat angka kasus sudah mengalami pelandaian selama beberapa bulan terakhir.

Pada 22 September 2022, Kepala Organisasi Kesehatan ( WHO ), menegaskan pernyataannya terkait akhir dari pandemi Covid -19.

Dalam pernyataannya itu disampaikan jika pandemi belum benar-benar berakhir.

Sebelumnya, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan jika saat ini menjadi momen yang baik untuk mengakhiri pandemi .

Namun tampaknya pernyataan itu menjadi abu-abu, pada Kamis, 22 September 2022 Tedros Adhanom Ghebreyesus memberikan pernyataan terbaru.

Berbicara dengan media, Tedros Adhanom Ghebreyesus tampak kurang optimistis, dan menilai pendemi tidak benar-benar berakhir.

Dia menegaskan kembali bahwa dunia berada dalam posisi terbaik untuk mengakhiri pandemi , dengan jumlah kematian mingguan terus menurun dan sekarang hanya 10 persen dari puncaknya pada Januari 2021.

Tedros menunjukkan bahwa dua pertiga populasi dunia telah divaksinasi, termasuk tiga perempat petugas kesehatan dan orang tua.

“Kami telah menghabiskan dua setengah tahun di terowongan yang panjang dan gelap, dan kami baru saja mulai melihat cahaya di ujung terowongan itu,” katanya.

Tapi, dia menekankan, jika akhir dari pandemi masih cukup jauh dengan rintangan yang masih abu-abu.

“Itu masih jauh, dan terowongannya masih gelap, dengan banyak rintangan yang bisa membuat kita tersandung jika kita tidak berhati-hati,” ucapnya.

Dalam pembaruan epidemiologi terbaru, WHO mengatakan lebih dari 9.800 kematian dilaporkan minggu lalu, turun 17 persen dari minggu sebelumnya, sementara 3,2 juta kasus baru dilaporkan.

Badan kesehatan PBB telah memperingatkan bahwa penurunan jumlah kasus yang dilaporkan menipu, karena banyak negara telah mengurangi pengujian dan mungkin tidak mendeteksi kasus yang kurang serius.***