SURYA.CO.ID, TUBAN – Rencana pembangunan tol Demak-Tuban yang sudah semakin dekat, mulai tahap sosialisasi pembebasan tanah di wilayah Kabupaten Tuban. Dan ternyata pembebasan lahan untuk proyek penghubung trans Jawa itu akan menggusur bangunan sekolah dan masjid yang dilaluinya.

Hal itu disampaikan Ketua Tim Penyusunan Amdal Pembangunan Ruas Jalan Tol¬†Demak-Tuban, Supriadi D Tumpatih, Kamis (25/8/2022). Adapun panjang ruas tol itu adalah yaitu 61,3 KM di Tuban. “Dari data yang ada, ada bangunan sekolah dan masjid yang akan dilalui tol,” kata Supriadi.

Ia menjelaskan, semua yang ada di lahan pembebasan tol akan dilakukan pendataan, baik berupa bangunan maupun pohon-pohon yang ada. Nanti tugas tim Land Acquisition and Resettlement Action Plan (LARAP) yang akan menyensus.

Setelah data terkumpul, tim apraisal yang akan menentukan nilai tanah, tanaman maupun bangunan. “Sampai saat ini belum ada pembebasan lahan, baru sosialisasi. Semoga secepatnya karena rencana 2024 dibangun. Semua akan dihitung ya, tanah, bangunan maupun tanaman,” ungkapnya.

Sementara Kepala Sekolah SMAN 1 Plumpang, Sri Mira menyatakan agar nanti dicarikan lokasi baru dan sekolahnya tetap harus memenuhi akreditasi A. Meliputi tempat yang aman, nyaman, lingkungan sehat dan memenuhi kriteria yang diharapkan.

SMAN 1 Plumpang yang luasnya 1 hektare juga sudah sekolah adiwiyata provinsi, bahkan berpotensi menuju nasional. “Kita mendukung program pemerintah, harapannya jika nanti dicarikan lokasi baru maka harus tetap memenuhi akreditasi. Dari segi tempat dan lingkungan yang nyaman,” pungkasnya.

Selain bangunan sekolah, ada sebuah Masjid Mambaul Huda di Bektiharjo, Kecamatan Semanding, yang terdapat TPQ juga masuk bangunan terdampak. Berdasarkan data yang dihimpun, ada 40 desa di enam kecamatan yang terdampak pembangunan proyek tol di Tuban.

Di antaranya desa Jatisari, Karangrejo, Kayen, Latsari, Ngujuran, Siding, Sukoharjo, Tengger Kulon, Tlogoagung yang berada di Kecamatan Bancar. Lalu Desa Gaji, Gemulung, Jarorejo, Kasiman, Kedungrejo, Margomulyo, Padasan, Temayang, Wolutengah yang berada di Kecamatan Kerek.

Kemudian Kapu, Pongpongan, Tahulu, Tegalrejo, Temandang, Tuwiri Wetan, Tuwiri Kulon di Kecamatan Merakurak. Ada juga Desa Magersari, Penidon, Sumberagung Kecamatan Plumpang.

Berikutnya Desa Bektiharjo, Genaharjo, Kowang, Gesing, Boto, Penambangan, Prunggahan Kulon, Sambongrejo di Kecamatan Semanding. Selain itu ada Desa Belikanget, Cokrowati, Mander, Plajan yang berada di Kecamatan Tambakboyo. ****


Artikel ini bersumber dari surabaya.tribunnews.com.