Jakarta: Sekitar 20 ribu santri menghadiri selawat kebangsaan bersama Muhammad Ulul Azmi Askandar (Gus Azmi Askandar) di Pondok Pesantren Wali Candirejo Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka syukuran HUT ke-77 RI dan grand launching program NBRS Sahabat Santri. 
 
Perwakilan dari NBRS Corp, Ikhsan Syaban, mengatakan NBRS Sahabat Santri diluncurkan untuk memberdayakan potensi dan bakat wirausaha para santri. Pihaknya juga menggelar gerak jalan bertajuk ‘Gerak Langkah Muslimah Kreatif’ di Jalan Candi Soba, Kecamatan Candi Rejo, Kabupaten Semarang.
 
“Acara ini digelar sebagai bentuk cinta kami kepada bangsa ini, serta kami melibatkan berbagai pihak, yakni pondok pesantren karena santri merupakan pilar NKRI dan tentunya generasi penerus tongkat estafet para pemimpin bangsa ini,” ujar perwakilan dari NBRS Corp, Ikhsan Syaban, dalam keterangan tertulis, Sabtu, 20 Agustus 2022.


Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren Wali Candirejo Semarang, KH Anis Maftuhin (Gus Anis), mengatakan acara ini merupakan bentuk syukur kepada Allah SWT atas rahmat dan berkahnya sampai dengan hari ini kepada NKRI. 
 
“Pondok sebagai tempat menempa ilmu bagi generasi penerus bangsa akan mencetak santri santriwati yang siap untuk terjun ke masyarakat dengan membawa harapan besar untuk terwujudnya bangsa yang tangguh dan kuat,” ujar Gus Anis.
 
VP Operasional Shafwah Holidays, Muhammad Syafiq Helmi, mengaku merasa terhormat bisa bersinergi dalam acara selawat akbar bersama Gus Azmi. Dia menilai kegiatan ini momentum untuk mendekatkan diri kepada Nabi Muhammad SAW.
 
“Semoga kita menjadi satu golongan yang mendapat syafaatnya,” ucap dia.
 

Acara ini turut dihadiri panglima santri, Muhaimin Iskandar. Gus Ami, sapaan Muhaimin, mengatakan NBRS Sahabat Santri harus menjadi gerakan yang membantu para santri lebih maju dan lebih mandiri. Selain menuntut ilmu, santri harus bisa mandiri dalam berwirausaha.
 
“NBRS Sahabat Santri menjadi pilar yang menyokong kemajuan para santri dalam menghadapi kemajuan zaman,” ujar dia.
 

(AZF)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.