tentang.co.id – Wilayah Kabupaten Tapanuli Utara , Sumatra Utara diguncang gempa bumi sebanyak 4 kali pada Sabtu, 1 Oktober 2022.

Kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tapanuli Utara Bonggas Pasaribu melaporkan dampak dari gempa bumi tersebut di antaranya rumah ibadah , ratusan rumah warga, hingga tanah longsor dan badan jalan yang runtuh.

Selain itu, korban jiwa, luka, dan kebakaran kios juga tercatat sebagai dampak gempa hari ini.

“Soal kerusakan yang timbul akibat gempa bumi masih dalam pendataan. Namun, selain korban meninggal, luka dan kebakaran kios akibat gempa bumi, sejumlah rumah ibadah , ratusan rumah warga, tanah longsor hingga badan jalan ambrol dan rusak,” kata Bonggas.

Salah satu dari sekian rumah ibadah yang terdampak dari gempa bumi adalah gedung HKBP Tarutung yang berada di Kota Tarutung.

“Sepanjang 50 hingga 60 meter badan jalan menuju kawasan wisata Salib Kasih tertutup material tanah longsor setinggi tiga meter,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bonggas mengatakan ratusan meter badan jalan di Desa Simorangkir, Kecamatan Siatas Barita juga mengalami ambrol hingga kedalam setengah meter.

Begitupun ratusan meter badan jalan di Desa Hutapea Banuarea, Kecamatan Tarutung juga mengalami kerusakan.

“Saat ini kita masih terus mendata kerusakan yang timbul akibat gempa ini,” tutur Bonggas, seperti dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara, Sabtu, 1 Oktober 2022.

Dia menambahkan, pemerintah setempat akan menurunkan alat berat untuk mengevakuasi material longsor di kawasan wisata Salib Kasih.

Sementara kabar guncangan gempa sebanyak empat kali di Tapanuli Utara itu, dikabarkan langsung melalui Twitter Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) @infoBMKG.

Berdasarkan informasi dari BMKG, gempa pertama bermagnitudo 6,0 mengguncang wilayah Tapanuli Utara sekitar pukul 02.28 WIB. Sedangkan pusat gempa berada di darat 15 km barat laut Tapanuli Utara .

Getaran gempa dirasakan sejumlah wilayah seperti Tarutung, IV Singkil, V Sipahutar, II Tapaktuan, dan Gunung Sitoli III.

Gempa kedua kembali terjadi pukul 2.50 WIB Magnitudo 5,1 di 4 km timur laut Tapanuli Utara .

Selanjutnya, gempa kembali mengguncang pada pukul 3.37 WIB dengan Magnitudo 5,0 berada di 1 km timur laut Tapanuli Utara .

Terakhir, gempa bermagnitudo M 3,9 kembali mengguncang yang berada di darat 4 km tenggara Tapanuli Utara pada pukul 4.03 WIB.***