Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Krakatau Sarana Properti (KSP) siap membantu pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) khususnya di sektor properti dan kawasan industri.

Direktur Utama PT KSP Ridi Djajakusuma mengatakan, pengembangan IKN Nusantara diyakini akan membawa berkah bagi para pengembang properti di Indonesia.

Menurut Ridi, pengembangan IKN akan mendatangkan banyak orang yang pada akhirnya menciptakan pusat bisnis baru dan kebutuhan hunian, area komersial, dan fasilitas penunjang lainnya meningkat.

Baca juga: Pembangunan Ibu Kota Negara di Kaltim Bakal Dorong Permintaan Hunian di Balikpapan

“PT KSP yang merupakan bagian dari dari PT Krakatau Steel Group siap membantu pengembangan proyek Ibu Kota Negara. Menjadi bagian dari proyek IKN akan menjadi sebuah batu loncatan besar bagi PT KSP,” urainya dalam kunjungan kerja dengan Himpunan Kawasan Industri (HKI), dikutip Minggu (21/8/2022).

Pembangunan IKN merupakan proyek jangka panjang, kami di KSP siap berkontribusi di IKN dan meramaikan. IKN harus dibuat sangat menarik karena 80 persen yang masuk adalah pihak swasta.

“Kita berharap IKN akan berjalan dan setelah kita melihat langsung di titik nol IKN, saya yakin tempat ini akan tak terhentikan atau unstoppable pembangunnya,” kata Ridi.

Pihaknya menilai, permintaan terhadap properti residensial dan komersial diperkirakan akan naik seiring dengan realisasi pembangunan di IKN Nusantara, baik pembangunan kantor pemerintahan, perumahan, komersial, dan infrastruktur penunjang.

Kata Ridi, hal itu menjadi peluang bagi PT KSP untuk pengembangan properti di area IKN.

“KSP harus menjadi perusahaan properti nasional terkemuka dengan menyediakan properti industri, komersial, hunian dan infrastruktur terkait yang memberikan solusi bagi investor, pelanggan serta pihak-pihak terkait lainnya,” jelasnya.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memroyeksikan, pemindahan IKN akan meningkatkan investasi riil di Kalimantan Timur sebesar 47,7 persen.

Baca juga: Menteri PUPR: Mendiang Hermanto Dardak Berjasa Rumuskan Konsep Smart City IKN

Sementara di Pulau Kalimantan sendiri akan meningkat 34,5 persen dan investasi riil di Indonesia diperkirakan mencapai 5 persen.

Pembangunan IKN merupakan investasi yang lebih terfokus pada sektor properti.

Data Real Estat Indonesia (REI) mencatat realisasi penjualan rumah komersial di seluruh Indonesia pada tahun 2021 mengalami kenaikan sebesar 223 persen sejumlah 73.518 unit dibandingkan periode yang sama di tahun 2020 yang hanya 22.721 unit.

“Karena itu, kami mulai melebarkan sayap tidak hanya membangunan properti di kawasan Cilegon dan sekitarnya tapi juga mulai ke daerah lain. Sebagai anak perusahan Krakatau Steel, kami yakin bisa menghadapi persaingan dengan perusahaan properti lain yang sudah lebih dulu eksis,” jelas Ridi.


Artikel ini bersumber dari www.tribunnews.com.