tentang.co.idTuan rumah PON XXII ke-28 telah ditunjuk secara pemilihan umum yaitu provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur dalam Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) KONI 2022 di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa, 13 September 2022

Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengatakan dengan menjadi tuan rumah pada PON 2028 adalah kesempatan yang sangat besar dan menyebutkan bahwa provinsinya memiliki sejumlah fasilitas yang baik untuk menggelar event seperti PON .

“Kami sudah melihat kesuksesan PON Papua pada tahun lalu. Nanti juga akan melihat PON Aceh-Sumatera Utara pada 2024. Sebelumnya di timur. Kemudian di barat, mungkin pertimbangan NTB – NTT itu di tengah. Semoga kita bisa merefleksikan persatuan kesatuan Republik Indonesia,” ujar Zulkieflimansyah dikutip dari Antara.

Gubernur NTB tersebut optimis bahwa NTB bisa menyiapkan semua infrastruktur yang diperlukan untuk penyelenggaraan PON ke-22 tahun 2028.

“Dalam waktu enam tahun, akan mampu kita kejar,” ujar Gubernur NTB .

World Superbike (WBSK) akan diselenggarakan di Mandalika pada November nanti, oleh karena itu gubernur NTB mengajak seluruh pengurus KONI dan juga pengurus cabang olahraga se-Indonesia untuk menyaksikan event tersebut.

Kemudian ada Ketua Komisi V DPRD Nusa Tenggara Barat, Lalu Hadrian Irfani meminta kepada Pemerintah Provinsi dan juga KONI untuk memulai mempersiapkan atlet-atlet sedini mungkin meskipun event tersebut masih enam tahun lagi.

Hadrian mengatakan meskipun PON masih diadakan enam tahun lagi namun hal tersebut menurut Hadrian bukan waktu yang lama. Maka dari itu, Hadrian berharap atlet-atlet sudah harus dipersiapkan mulai dari sekarang oleh Pemerintah Provinsi NTB terutama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bersama KONI.

“Kenapa harus cepat, karena tuan rumah itu harus ikut semua cabang olahraga,” ujar Hadrian.

Hal ini dikarenakan kecewanya Ketua Komisi V DPRD NTB tersebut ketika mendengar kabar bahwa Ahmad Zigi Zaresta Yuda atau biasa dipanggil Zigi akan pindah dari NTB .

Atlet peraih medali emas pada SEA Games 2019 tersebut akan pindah ke provinsi Bali untuk membela provinsi tersebut pada PON XXI di Aceh dan Sumatera Utara tahun 2024 mendatang.

“Kami kecewa mendengar kabar (Ahmad Zigi Zaresta Yuda) akan pindah membela provinsi lain untuk PON 2024. Makanya jangan sampai ada atlet yang kekurangan. Karena kita tidak ingin ada Zigi-zigi lain lagi nanti. KONI dan Dispora harus memperhatikan hal ini,” tegas Hadrian Irfani. (Muhammad Ilham Afdillah)***