Jakarta (ANTARA) – Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiantoro mengakui lini belakang tim asuhannya masih perlu diperbaiki dan diperkuat lagi seiring dengan evaluasi kekalahan pada laga kontra Persib Bandung.

Pada laga yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Jumat kemarin, PSS selaku tuan rumah kalah tipis 0-1 dari Pangeran Biru, julukan Persib.

“Di babak pertama kami kemasukan gol terlalu cepat. Ini menjadikan evaluasi betapa rapuhnya pertahanan kami,” kata Seto, dikutip dari laman resmi klub, Sabtu.

Selain itu, Seto juga menilai anak asuhannya terlalu asyik bermain bola sehingga minim tembakan ke arah gawang lawan.

Baca juga: Budiman puas Persib Bandung petik kemenangan atas PSS Sleman

Pergantian pemain yang dilakukan pelatih untuk menyamakan kedudukan dengan memasukkan pemain dengan tipikal menyerang ternyata juga tidak berjalan efektif dan efisien.

“Artinya, ada beberapa individu pemain yang harus diperbaiki. Ini menjadi evaluasi bagi tim dari manajemen, mudah-mudahan ke depannya menjadi lebih baik,” ujar Seto.

Meski kalah, Seto tetap mengapresiasi kerja keras dan memberikan pujian kepada pemainnya karena mengetahui peran para pemainnya, baik di lapangan latihan dan pertandingan.

Baca juga: Drama 8 gol warnai kemenangan Persita Tangerang atas Persikabo Bogor

“Hasil yang mengecewakan. Namun, saya tetap mengapresiasi para pemain yang sudah mau berjuang untuk menyamakan kedudukan dan ingin memenangkan pertandingan walau hasilnya berbeda,” katanya.

“Jika pada pertandingan kemarin kita beruntung, ini kami tidak beruntung,” pungkas Seto.

Baca juga: Bek Persib Henhen Herdiana segera gabung latihan

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Artikel ini bersumber dari www.antaranews.com.