tentang.co.id – teri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia ( Menpora RI) Zainudin Amali berharap DBON yang memiliki peran penting untuk kemajuan olahraga Indonesia bisa teraplikasi dan sinergi dengan perguruan tinggi di Indonesia.

Hal tersebut dikatakan Menpora saat menyampaikan selamat Dies Natalis ke-58 kepada Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

“Pertama saya sampaikan selamat Dies Natalis ke-58 kepada UNJ. Perjalanan 58 tahun UNJ sudah banyak melahirkan para lulusannya yang berkiprah di berbagai bidang,” kata Menpora Amali saat memberikan orasi ilmiah dalam Sidang Terbuka UNJ dalam rangka Dies Natalis ke-58 di GOR Kampus B UNJ, Jakarta, Selasa (17/5/2022).

Menpora Amali berharap UNJ mampu terus berkiprah membangun SDM unggul pembangunan bangsa.

Menpora Amali juga menyampaikan orasi ilmiahnya yang berjudul Desain Besar Olahraga Nasional: Cetak Juara Menuju Prestasi Dunia.

“Semoga UNJ semakin berkiprah sumbangsihnya, khususnya untuk membangun sumber daya manusia yang unggul dan menjadi tulang punggung pembangunan bangsa,” harap Menpora Amali.

“Saya sebagai Menpora RI tentu memiliki harapan besar kepada UNJ, kita sekarang sudah memiliki DBON yang selama 76 tahun Indonesia Merdeka kita tidak pernah memiliki desain tentang pembinaan, prestasi olahraga nasional,” tambahnya.

Peran UNJ diharapkan Menpora Amali terus berperan aktif mendukung pemerintah dan bersinergi dalam pelaksanaan DBON.

“Salah satu kita harapkan perannya adalah perguruan tinggi, karena SDM di perguruan tinggi tentu tidak diragukan lagi, sangat lengkap,” tuturnya.

Menpora Amali menekankan pembinaan atlet dan cabor unggulan DBON akan ditempatkan di berbagai perguruan tinggi LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) yang ada di daerah-daerah dan UNJ menjadi andalan terkait sentra ini.

“Faktor kunci keberhasilan dari DBON adalah komitmen pemerintah daerah, tanpa komitmen pemda ini hanya sebatas konsep diatas kertas. Kemudian dukungan anggaran dan sistem penghargaan, kualitas dan kuantitas calon atlet berbakat,” kata Menpora Amali.

“Selanjutnya kualitas dan kuantitas tenaga keolahragaan, sistem kompetisi berjenjang, pemanfaatan sport science dan ketersediaan sistem informasi olahraga dan prasarana dan sarana olahraga sesuai standar nasional dan internasional,” lanjut Menpora Amali menguraikan.

Sebelumnya, Rektor UNJ Prof. Komarudin menyampaikan tema Dies Natalis ke-58 UNJ adalah unggul, mandiri dan bereputasi.

UNJ diharapkan mampu memberikan layanan pendidikan berkualitas bertaraf international menuju world class university.

“Salah satu core competence UNJ selain dibidang pendidikan adalah bidang olahraga yang telah menjulangkan nama UNJ pada level nasional dan dunia,” kata Komarudin.

UNJ berkomitmen terus mengawal prestasi olahraga nasional dengan mengembangankan berbagai lab olahraga, sport science dan optimalisasi UNJ Sport Complex.

“Untuk informasi sampai hari ini keluarga besar UNJ telah menyumbangkan 3 medali emas, 2 perak dan 2 perunggu bagi Indonesia pada SEAG 2021 Vietnam,” ujarnya.

Komarudin secara khusus sampaikan terima kasih kepada Menpora Amali yang hadir secara langsung pada acara Dies Natalis UNJ ini. Ia menilai kehadiran Menpora Amali sebagai komitmen kuat dalam pembinaan dan sinergitas olahraga nasional.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Pak Menpora Amali yang hadir langsung pada acara ini yang menjadi bentuk komitmen beliau dalam pembinaan olahraga nasional dan bekerjasama dengan perguruan tinggi khususnya UNJ,” pungkasnya.