Suara.com – Hari Kemerdekaan sebentar lagi akan dirayakan masyarakat Indonesia pada 17 Agustus 2022. Pada Hari Kemerdekaan tersebut, biasanya akan dibacakan juga teks proklamasi 1945. Bicara tentang teks proklamasi, adakah perbedaan isi naskah proklamasi autentik dan asli?

Diketahui, perumusan naskah proklamasi kemerdekaan RI disusun tanggal 17 Agustus 1945 antara pukul 2 dini hari hingga 4 dini hari (WIB). Rumusan naskah proklamasi tersebut kemudian ditulis oleh Soekarno.

Naskah proklamasi tulisan tangan Soekarno ini disebut naskah asli. Sedangkan naskah autentik adalah teks proklamasi yang telah diketik oleh Sayuti Melik.

Untuk selengkapnya, berikut ini perbedaan isi naskah proklamasi autentik dan asli yang dirangkum dari berbagai sumber.

Baca Juga:
Selain Bung Karno, Siapa Saja Tokoh Proklamasi Kemerdekaan RI?

https://www.youtube.com/watch?v=ojOZ6FdXpN8

Perbedaan Isi Naskah Proklamasi Autentik dan Asli

Ada beberapa perbedaan teks Proklamasi asli (veris tulisan tangan Soekarno) dan teks proklamsi autentik (versi ketikan Sayuti Melik). Adapun perbedaannya sebagai berikut:

Teks Proklamasi Asli (tulisan tangan Soekarno)

1. Isi naskah Proklamasi merupakan rumusan dari Soekarno, Moh. Hatta, dan A. Soebardjo. Konsep naskah proklamasi ditulis Soekarno di atas selembar robekan kertas, sementara Moh. Hatta dan A. Soebardjo menyumbang pikiran secara lisan.

2. Naskah Proklamasi asli tak ditandatangani

Baca Juga:
Teks Proklamasi: Proses Perumusan, Naskah, dan Maknannya

3. Masih ada kata ‘tempoh’, ‘wakil-wakil bangsa Indonesia’, dan ‘Djakarta, 17-8-’45’

Adapun bunyi teks proklamai asli ini sebagai berikut:

Proklamasi

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.

Hal2 jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara saksama dan dalam tempoh jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, 17 – 8 – ’05

Wakil2 bangsa Indonesia.

Naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia (cagarbudaya.kemdikbud.go.id).

Teks Proklamasi Autentik (setelah diketik  Sayuti Melik)

1. Naskah Proklamasi telah ditandatangani Soekarno dan Hatta.

2. Ada perubahan isi teks naskah Proklamasi, di antaranya:- Kata ‘Proklamasi’  menjadi ‘PROKLAMASI’- Kata ‘Hal2’ menjadi ‘Hal-hal’- Kata ‘tempoh’ menjadi ‘tempo’- Kata ‘Djakarta, 17-8-’45’ menjadi ‘Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 45’- Kata ‘Wakil-wakil bangsa Indonesia’ menjadi ‘Atas nama bangsa Indonesia’. 

Adapun bunyi teks proklamasi autentik yakni sebagai berikut:

P R O K L A M A S I

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.

Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara saksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05

Atas nama bangsa Indonesia.

Soekarno/Hatta.

Demikian informasi mengenai perbedaan isi naskah proklamasi autentik dan asli yang penting untuk diketahui. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Ulil Azmi


Artikel ini bersumber dari www.suara.com.