yang telah mendapat suntikan tiga dosis vaksin COVID-19 tersebut bertambah 27.786 orang menjadi 57.553.217 (57,55 juta) orang

Jakarta (ANTARA) – Satuan Tugas Penanganan COVID-19 melaporkan per Selasa, laju suntikan dosis ketiga atau vaksin penguat sudah diberikan kepada 27,63 persen dari total warga yang menjadi sasaran vaksinasi COVID-19 yakni sebanyak 208.265.720 (208,27 juta) orang.

Siaran pers Satgas COVID-19 yang diterima di Jakarta, Selasa, menunjukkan jumlah penduduk yang telah mendapat suntikan tiga dosis vaksin COVID-19 tersebut bertambah 27.786 orang menjadi 57.553.217 (57,55 juta) orang.

Sementara itu, penduduk yang mendapatkan dua dosis vaksin COVID-19 bertambah 8.135 orang menjadi 170.322.263 (170,32 juta) orang atau setara 81,78 persen dari total sasaran.

Sedangkan penerima dosis pertama bertambah 16.668 orang sehingga mencapai 202.772.014 (202,77 juta) orang atau setara 97,36 persen dari total sasaran.

Baca juga: Kemenkes belum berencana gunakan Pfizer untuk booster usia 16-17 tahun

Baca juga: RSUDAM Lampung sebut vaksinasi booster kedua nakes sudah dimulai

Pada Selasa, Satgas mencatat ada penambahan 6.276 kasus COVID-19 di Indonesia, 4.850 pasien sembuh serta 18 pasien meninggal akibat COVID-19.

Secara nasional, jumlah kasus aktif naik sebanyak 1.408 kasus menjadi 51.041 kasus aktif.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu mengatakan pemerintah hingga saat ini masih fokus untuk mengejar capaian vaksinasi dosis ketiga.

“Kita selesaikan dulu booster pertama yang masih rendah, masih 30 persen. Itu dulu diselesaikan agar risiko kesakitan yang parah bisa diantisipasi,” katanya.

Maxi mengatakan laju rata-rata kasus COVID-19 hingga saat ini berkisar 4.000 lebih orang terinfeksi dalam 24 jam terakhir.

Baca juga: Vaksinasi booster kedua di DIY jangkau 6.439 tenaga kesehatan

Baca juga: 57,5 juta jiwa WNI telah menerima dosis penguat

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Artikel ini bersumber dari www.antaranews.com.