Jakarta (ANTARA) – Pemberitaan sektor ekonomi dalam sepekan meliputi penghargaan swasembada beras yang diraih Indonesia hingga tanda-tanda ekonomi nasional menggeliat. Simak selengkapnya.

 

Indonesia terima penghargaan IRRI atas capaian swasembada beras

 

Indonesia menerima penghargaan dari International Rice Research Institute (IRRI) atas keberhasilannya yang dinilai mencapai swasembada beras dan meningkatkan sistem ketahanan pangan dengan baik.

 

“Kami senang berada di sini untuk merayakan capaian Indonesia dalam sektor agrikultur,” kata Direktur Jenderal IRRI Jean Balie saat menyerahkan penghargaan di Istana Negara, Jakarta, Minggu.

 

Mendag optimistis geliat ekonomi nasional makin positif

 

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan optimistis geliat ekonomi nasional makin positif yang ditandai dengan surplus neraca perdagangan Indonesia yang kembali terjadi pada Juli 2022 dengan nilai sebesar 4,23 miliar dolar AS.

 

“Surplus perdagangan bulan Juli 2022 sebesar 4,23 miliar dolar AS ini disumbang oleh surplus perdagangan nonmigas sebesar 7,31 miliar dolar AS, sedangkan neraca perdagangan migas defisit 3,08 miliar dolar AS. Surplus perdagangan di bulan Juli 2022 melanjutkan tren surplus yang dialami sejak Mei 2020 atau tepatnya selama 26 bulan terakhir,” ungkap Mendag lewat keterangannya di Jakarta, Rabu.

 

Bulog: Ketahanan pangan Indonesia siap hadapi isu pangan global

 

Kepala Divisi Pengadaan Komoditi Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Budi Cahyanto mengatakan Indonesia memiliki tingkat ketahanan pangan yang cukup baik dalam rangka menghadapi isu pangan global.

 

“Apa upaya Indonesia dalam menghadapi isu pangan global? Saya bisa menyampaikan bahwa Indonesia siap menghadapi hal tersebut,” ujar Budi dalam dalam webinar Forum Merdeka Barat 9 yang dipantau di Jakarta, Jumat.

 

Kemenperin sebut ekspor industri furnitur naik 33 persen

 

Kementerian Perindustrian melansir nilai ekspor produk furnitur nasional menembus 2,5 miliar dolar AS pada 2021 atau naik 33 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar 1,9 miliar dolar AS.

 

“Saya percaya bahwa seiring dengan pilihnya belanja masyarakat, akan turut mendukung peningkatan penjualan furnitur, baik untuk ekspor maupun pasar dalam negeri,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita lewat keterangannya usai menghadiri Pembukaan Pameran Indonesia International Furniture Expo (IFEX) 2022 di Jakarta, Kamis.

 

Luhut tegaskan Indonesia tidak kekurangan investor

 

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa Indonesia sama sekali tidak kekurangan investor.

 

“Kita tidak kekurangan investor. Saya ulangi, kita tidak kekurangan investor. Investor itu datang begitu menggebu-gebu ke Indonesia karena mereka melihat data,” katanya dalam Kuliah Umum di Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, yang dipantau secara daring dari Jakarta, Jumat.

Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Artikel ini bersumber dari www.antaranews.com.