Jakarta (ANTARA) – Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) akan menggelar Simposium Internasional XIV Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia dan Kongres PPI Dunia pada 2022 dengan mengusung narasi kebangkitan dan kesadaran kebangsaan, khususnya di era digital.

“Simposium dan kongres pada tahun ini memiliki tujuan menggalang ide dan gagasan pelajar Indonesia di luar negeri untuk mendukung dan mengawal upaya pemerintah dalam melakukan pemulihan pasca-pandemi COVID-19,” kata Koordinator PPI Dunia Faruq Ibnul Haqi ketika dikonfirmasi oleh ANTARA dari Jakarta, Minggu.

Di antaranya, tutur ia melanjutkan, adalah melalui peluncuran buku “Peran Pelajar Indonesia dalam Kebangkitan Indonesia Pasca COVID-19 untuk Pembangunan Bangsa: Kumpulan Pemikiran Pelajar Indonesia se-Dunia”.

Lebih lanjut, tujuan lain dari penyelenggaraan simposium dan kongres ini adalah meningkatkan kesadaran pelajar Indonesia untuk ikut bersinergi dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa, mewadahi komunikasi dan sinergi, serta mempererat tali silaturahmi antarpelajar Indonesia di luar negeri dengan elemen masyarakat dan pelajar dalam lingkup nasional.

“Serta melangsungkan beberapa agenda rutin keorganisasian PPI Dunia,” ucapnya.

Faruq Ibnul Haqi juga mengatakan bahwa tahun 2022 ini bertepatan dengan usia 100 tahun Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI). Secara historis, PPI memiliki peranan sangat besar dalam sejarah perjuangan Bangsa Indonesia.

“Organisasi para pelajar dan mahasiswa yang sedang belajar dan menuntut ilmu di luar negeri ini tidak bisa dipisahkan dari sejarah gerakan kebangsaan yang mewujud pada Sumpah Pemuda tahun 1928, dan pada akhirnya berhasil melahirkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ucapnya.

Bahkan, ia mengatakan bahwa PPI adalah motor dan inisiator penting bagi gerakan kebangsaan di Republik Indonesia.

Memperingati hari jadinya yang ke-100 tahun, PPI menyelenggarakan Simposium Internasional XIV Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia dengan mengangkat tema “100 Tahun PPI Sebagai Momentum Kebangkitan Bangsa untuk Membersamai Indonesia Emas”.

Simposium akan berlangsung di Gedung D, Kemendikbudristek, Jakarta pada 22-23 Agustus 2022, yang dilanjutkan dengan Kongres pada 24-26 Agustus 2022 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.

Rangkaian kegiatan Simposium Internasional menghadirkan berbagai narasumber seperti Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nadiem Makarim; Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Erick Tohir; Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas; dan Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal TNI Andika Perkasa.

Baca juga: Bahlil ajak pelajar Indonesia di luar negeri jadi pengusaha

Baca juga: Dubes RI resmikan Persatuan Pelajar Indonesia di Kazakhstan

Baca juga: Sandiaga ajak pelajar Indonesia di Swedia promosikan pariwisata RI

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Artikel ini bersumber dari www.antaranews.com.